Panduan Binaraga untuk Pria
Moxxurevali membantu pria membangun massa otot dengan simulator rekrutmen serat otot. Atur persentase beban dari 1RM dan jumlah repetisi, lalu lihat seberapa besar serat otot yang benar-benar teraktivasi mengikuti kurva rekrutmen sigmoid.
Sistem binaraga untuk setiap fase
Fase Fondasi Hipertrofi
Latihan sistematis untuk membangun pola gerak dan volume dasar sebelum menambah beban.
Fase Rekrutmen Maksimal
Latihan beban berat dan repetisi mendekati kegagalan untuk mengaktifkan serat Tipe II secara maksimal.
Fase Definisi dan Pemulihan
Program defisit terkontrol dengan fokus menjaga massa otot sambil menurunkan lemak tubuh.
Simulator Rekrutmen Serat Otot
Atur persentase beban dari 1RM dan jumlah repetisi per set. Rekrutmen serat otot mengikuti kurva sigmoid — meningkat tajam di zona menengah dan melandai mendekati batas maksimal di beban tinggi atau repetisi mendekati kegagalan.
Kurva sigmoid, bukan garis lurus
-
1
Mencerminkan fisiologi otot
Rekrutmen serat otot tidak linear: kurva sigmoid kami meniru bagaimana motor unit benar-benar diaktifkan seiring beban dan kelelahan bertambah.
-
2
Efek repetisi mendekati kegagalan
Simulator memperhitungkan bahwa repetisi mendekati kegagalan meningkatkan rekrutmen serat Tipe II meski bebannya tidak maksimal.
-
3
Empat tingkat kategori rekrutmen
Dari "Serat Tipe I Dominan" hingga "Rekrutmen Maksimal", kamu tahu persis zona latihan mana yang sedang kamu targetkan.
Pertanyaan yang sering diajukan
Simulator ini memperkirakan persentase rekrutmen serat otot berdasarkan persentase beban dari 1RM dan jumlah repetisi, menggunakan kurva sigmoid yang meniru pola rekrutmen motor unit sesungguhnya.